Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bertahan Sepekan! Neng Syifa Bayi Sukabumi Tanpa Tempurung Akhirnya Menghembuskan Nafasnya

 


Kabar duka menghampiri pasangan Mitasari (27) dan Mudrikah (25) yakni orang tua dari Neng Syifa bayi dengan yang terlahir dengan kelainan tanpa tempurung kepala atau anensefali di Desa Panumbangan Kecamatan Jampang Tengah Kabupaten Sukabumi, Kamis 2 September 2021.

Pasangan muda tersebut baru saja kehilangan anak semata wayangnya Kamis 2 September 2021 dini hari sekira pukul 01.30 WIB yang berlokasi di kediamannya di Desa Panumbangan Jampang Tengah, Sukabumi.

Neng Syifa hanya bertahan hidup selama 10 hari sejak kelahirannya secara sesar pada Selasa 24 Agustus lalu di RS Kartika Kota Sukabumi.

Berita duka tersebut didapat Media Pakuan dari salah satu warga Jampang Tengah Sukabumi Ujang Tana (26). "Tadi meninggal dunia sekitar pukul 01.00 pagian," katanya.

Sementara itu kepala Desa Panumbangan Lalan Jaelani juga mengkonfirmasi jasad bayi tersebut sudah dikebumikan pagi harinya pukul 08.00 WIB di sekitar rumah orangtuanya di Kampung Gununggedogan RT 20/04, Desa Panumbangan, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi.

"Tadi pagi sudah dikuburkan, mudah-mudahan keluarganya bisa mengikhlaskan dan anaknya ditempatkan disisi terbaik oleh Allah SWT," ucap Lalan.

Sebelumnya pihak keluarga berharap kondisi Neng Syifa menjadi normal seperti biasa meskipun tetap menerima apa yang telah ditakdirkan dari Allah SWT.

"Yang jelas seluruh keluarga mengharapkan ada jalan keluarnya buat Neng Syifa seperti bayi yang lain," kata paman Neng Syifa, Sahrul Gunawan (17) di Sukabumi kepada Media Pakuan, Minggu 29 Agustus 2021.***

Posting Komentar untuk "Bertahan Sepekan! Neng Syifa Bayi Sukabumi Tanpa Tempurung Akhirnya Menghembuskan Nafasnya"