FASE PERKEMBANGAN ANAK DALAM KONSEP ISLAM
FASE PERKEMBANGAN ANAK DALAM KONSEP ISLAM
1. Masabayi (0 hingga 2 tahun)
Pada fase ini orang tuaanak perlu untuk mengembangkan kasih sayang secaradua arah dimana ibu memberikankasih sayangnya dan dalam waktubersamaan juga mengembangkan kemampuan anak memberikan respon terhadap kita.
Ini seperti yang sering kita perhatikandalam fase pertumbuhan anak secara umum dimanakita memang diharapkan mengajarkan dan memperhatikan anak untuk dapatmemberikan respon terhadap kita. Meski beberapa orang menganggap hal ini biasa, tapi dalam pengamatan saya pribadi anak tidakakan berkembangmaksimal jika orang tua (atauorang sekitar) kurang memberikan stimulasi pada anak. Disini yang dimaksud �mengembangkan kemampuan anak memberikan respon.
2. Masaanak-anak (2-7 tahun atau disebut denganfase thufulah)
Pada fase inilah merupakan fase penting memberikanpondasi dasar tauhid pada anakmelalui cara aktif agar anak terdorong dan memilikitauhid aktif dimana anak maumelakukan sesuatu yang baik semata menurutAllah.
Fase ini fase penting penanamanpondasi bagi anak. Tinggal caricara nihbagaimana menerapkannya.
3. MasaTamyiz (7-10 tahun)
Di fase ini anak sudah mulaimampu membedakan baik dan burukberdasarkan nalarnya sendiri sehingga di fase inilahkita sudah mulai mempertegas pendidikan pokok syariat.
4. MasaAmrad (10-15 tahun)
Fase ini adalah fase dimanaanak mulai mengembangkan potensi dirinya guna mencapaikedewasaan dan memiliki kemampuan bertanggung jawab secara penuh. Dalamislam, faseini juga merupakan fase dimana anak mencapaiaqil baligh sehingga sudah semakin pandai menggunakan akalnya secara penuh. Salahsatu yang menjadi tuntutan bagi anakkemudian adalah kepandaiannya dalam mengatur harta yang dimulai dengan kemampuan mengatur anggaran untuk dirinya sendiri.
5. MasaTaklif (15-18 tahun)
Pada masa ini anak seharusnyasudah sampai pada titik bernamataklif atau bertanggung jawab. Bagi lelaki setidaknyafase ini paling lambat dicapai di usia18 tahun dan bagi anak perempuanpaling lambat dicapai di usia 17 tahun. Tanggung jawab yang dimaksud selain pada diri sendirijuga tanggung jawab terhadap keluarga, masyarakatsekitar dan masyarakat secara keseluruhan.
Disini nihperan orang tua penting sekalidalam menanamkan nilai-nilai kebaikan dan kebenaran. Kenapa saya sebutdemikian? Karena sesuatu yang baik harus selalu benarsecara syariat agar amalan itu diterimadan diridhai. Sesuatu yang benar dalam Islam inSyaAllah mengandung kebaikan. Sesuatu yang baik (dalam pandangan manusia) tapi tidakbenar (melanggar syariat) adalah sesuatu yang sebaiknya dihindari, apalagi jika salah dantidak sesuai syariat tentu sudahharus sangat ditolak.
Posting Komentar untuk "FASE PERKEMBANGAN ANAK DALAM KONSEP ISLAM"